Nama Petarung UFC Bilal Hasan sedang menjadi perhatian besar pencinta MMA Indonesia setelah mencatat debut impresif di UFC Shanghai pada 29 Agustus 2026. Petarung berjuluk “The IndoNinja” itu mengalahkan Nilson Rojas melalui KO pada ronde kedua. Kemenangan tersebut sekaligus menjaga rekor profesional Bilal tetap sempurna menjadi 10 kemenangan tanpa kekalahan.
Bilal merupakan petarung kelahiran Amerika Serikat yang mempunyai darah Indonesia. Kedua orang tuanya berasal dari Jakarta, sementara Bilal lahir di Hawaii dan kemudian pindah ke Washington. Perjalanan petarung MMA berdarah Indonesia di UFC ini semakin menarik karena ia baru memperoleh kontrak UFC melalui Dana White’s Contender Series pada 11 Agustus 2026, hanya 18 hari sebelum menjalani debutnya di Octagon.
Siapa Petarung UFC Bilal Hasan?
Bilal Hasan merupakan petarung MMA profesional berusia 25 tahun yang bertanding di divisi flyweight atau kelas terbang UFC. Profil resmi UFC mencatat tinggi badannya 5 kaki 7 inci atau sekitar 170 cm, berat bertanding 125 pound atau sekitar 56,7 kg, serta jangkauan tangan 70 inci. Ia berlatih bersama Charlie’s Combat Club.
Bilal mempunyai julukan yang sangat identik dengan akar keluarganya, yaitu “The IndoNinja.” UFC juga mencatat bahwa salah satu tujuan Bilal dalam kariernya adalah membantu perkembangan MMA di Indonesia sekaligus menginspirasi masyarakat Indonesia dan Asia Tenggara untuk mengejar prestasi di level dunia.
Bilal Hasan Menang KO pada Debut UFC
Debut Bilal berlangsung di UFC Shanghai pada 29 Agustus 2026. Ia dipertemukan dengan Nilson Rojas dalam pertandingan kelas flyweight. Menariknya, kedua petarung sama-sama memasuki pertandingan dengan rekor profesional 9-0 sehingga salah satu dari mereka dipastikan kehilangan rekor tak terkalahkan.
Bilal akhirnya menjadi petarung yang mempertahankan rekor sempurna tersebut. Pada ronde kedua, pukulan kanan kerasnya menjatuhkan Rojas dan menghentikan pertandingan pada menit 2:28 ronde kedua. Hasil itu membawa catatan profesional Bilal menjadi 10-0.
Pukulan Kanan Bilal Hasan Jadi Penentu
Pertandingan melawan Rojas memperlihatkan kemampuan striking yang selama ini menjadi salah satu senjata utama Bilal. Ia menggunakan tendangan, counter cepat dan kombinasi serangan sebelum akhirnya menemukan kesempatan untuk melepaskan pukulan kanan yang mengakhiri pertandingan.
Bilal Hasan menang KO UFC Shanghai kemudian menjadi sorotan karena kemenangan tersebut diperoleh menghadapi lawan yang sebelumnya juga belum pernah kalah. Dari 10 kemenangan profesional Bilal saat ini, delapan diperoleh melalui KO/TKO, satu submission, dan satu keputusan juri.
Rekor Bilal Hasan Kini 10 0

Setelah kemenangan atas Nilson Rojas, rekor Bilal berada di 10-0. Profil UFC versi terbaru mencatat delapan kemenangan KO/TKO, satu submission dan satu kemenangan melalui keputusan. Catatan tersebut menunjukkan bahwa 80 persen kemenangan Bilal berakhir melalui KO atau TKO.
Bilal juga mempunyai satu pertandingan yang tercatat sebagai no contest dalam riwayat profesionalnya. Namun hasil tersebut tidak dihitung sebagai kemenangan ataupun kekalahan sehingga rekor kemenangannya tetap sempurna.
Jalan Bilal Hasan Mendapatkan Kontrak UFC
Sebelum masuk UFC, Bilal sudah membangun reputasi sebagai salah satu prospek flyweight yang menarik. Ia merupakan mantan juara kelas flyweight Cage Fury Fighting Championships atau CFFC dan berhasil mempertahankan gelarnya sebanyak tiga kali. Prestasi tersebut membuka jalan menuju Dana White’s Contender Series.
Kesempatan terbesar kemudian datang pada DWCS Season 10 Week 1, 11 Agustus 2026. Bilal menghadapi Mridul Saikia dari India dan hanya membutuhkan 45 detik untuk meraih kemenangan TKO pada ronde pertama. Performa tersebut membuat Dana White memberinya kontrak UFC.
Hanya 18 Hari dari Kontrak Menuju Debut UFC
Hal menarik lainnya adalah betapa cepat perjalanan Bilal setelah mendapatkan kontrak. Biasanya petarung DWCS mempunyai waktu lebih panjang sebelum menjalani pertandingan UFC pertamanya. Bilal justru langsung mendapatkan kesempatan tampil di UFC Shanghai hanya 18 hari kemudian.
Keputusan tersebut akhirnya membuahkan hasil. Bukannya mengalami kesulitan menghadapi perubahan level kompetisi, Bilal justru menghasilkan KO pada pertandingan pertamanya dan memperpanjang rekor kemenangan menjadi 10-0.
Bilal Hasan Berasal dari Taekwondo
Fondasi bela diri Bilal ternyata dibangun sejak usia sangat muda. Menurut profil resminya di UFC, ia mulai belajar taekwondo ketika berusia lima tahun. Orang tuanya memasukkannya ke latihan bela diri untuk membangun kepercayaan diri, disiplin dan membantu menyalurkan energinya.
Seiring bertambahnya usia, Bilal tidak berhenti pada taekwondo. Ia menambahkan wrestling, boxing, kickboxing dan akhirnya MMA. Saat ini ia mempunyai sabuk hitam tingkat tiga taekwondo serta sabuk biru Brazilian Jiu-Jitsu.
Berlatih Bersama Legenda UFC Demetrious Johnson
Salah satu fakta menarik dari perjalanan profil lengkap Bilal Hasan UFC adalah hubungannya dengan Demetrious “Mighty Mouse” Johnson. UFC menyebut Bilal berlatih bersama anggota UFC Hall of Fame tersebut. Johnson merupakan salah satu petarung flyweight paling berpengaruh dalam sejarah MMA.
Kesempatan berlatih bersama sosok berpengalaman seperti Johnson tentu memberikan lingkungan penting bagi perkembangan Bilal. Apalagi flyweight UFC merupakan divisi yang membutuhkan perpaduan kecepatan, teknik striking, grappling dan cardio pada level sangat tinggi.
The IndoNinja dan Kecintaannya kepada Michael Jackson
Bilal bukan hanya mencoba menghibur penggemar ketika pertandingan berlangsung. Ia juga dikenal sebagai penggemar berat Michael Jackson. Setelah meraih kemenangan cepat di Dana White’s Contender Series, Bilal melakukan moonwalk sebagai bagian dari selebrasinya.
Selebrasi tersebut kembali mendapat perhatian setelah kemenangan debutnya di Shanghai. Pertandingan berlangsung pada 29 Agustus, bertepatan dengan hari kelahiran Michael Jackson. Setelah mengalahkan Rojas, Bilal kembali menunjukkan beberapa gerakan yang terinspirasi sang legenda pop.
Bilal Hasan Juga Seorang Musisi
Kepribadian Bilal di luar Octagon cukup berbeda dari citra petarung pada umumnya. Profil UFC menyebut ia gemar memainkan drum dan mengunggah video cover berbagai lagu populer di Instagram. Ia juga menikmati bernyanyi, menari, hiking, traveling, mengoleksi sneakers dan mencari kedai kopi baru.
Bilal bahkan menyebut dirinya selalu menyukai unsur pertunjukan. Kekagumannya terhadap kemampuan Michael Jackson memikat penonton kemudian menjadi inspirasi bagaimana ia ingin tampil ketika bertarung.
Latar Belakang Pendidikan Bilal Hasan
Bilal juga mempunyai latar pendidikan universitas. Ia meraih gelar sarjana Health Studies dari University of Washington Bothell. Sebelum sepenuhnya menjalani karier profesional sebagai petarung, Bilal pernah menjalankan beberapa pekerjaan berbeda.
UFC mencatat ia pernah bekerja sebagai resepsionis klinik terapi fisik, petugas keamanan, busser restoran, dan instruktur bela diri. Perjalanan tersebut menunjukkan bahwa karier menuju UFC dibangun secara bertahap sebelum akhirnya ia memperoleh kontrak dari organisasi MMA terbesar tersebut.
Bilal Hasan dan Indonesia
Walaupun lahir di Amerika Serikat, hubungan Bilal dengan Indonesia sangat kuat. Kedua orang tuanya berasal dari Jakarta dan identitas Indonesia bahkan masuk dalam julukan “The IndoNinja”. ANTARA menyebut Bilal sebagai petarung kelahiran Amerika Serikat berdarah Indonesia.
Bilal sendiri secara terbuka mengatakan ingin merepresentasikan Indonesia dan mengembangkan MMA di negara tersebut. Dalam profil UFC, ia menyebut ingin menginspirasi masyarakat—khususnya Indonesia dan Asia Tenggara—bahwa mereka dapat mencapai kesuksesan kelas dunia melalui disiplin dan konsistensi.
Bilal Hasan Setelah Jeka Saragih
Kehadiran Bilal menambah representasi Indonesia di UFC setelah Jeka Saragih. ANTARA menyebut Jeka dan Bilal sebagai dua nama Indonesia yang berhasil menembus UFC, meski jalur mereka berbeda. Jeka mendapatkan kesempatan melalui Road to UFC, sedangkan Bilal memperoleh kontraknya melalui Dana White’s Contender Series.
Kini perhatian akan tertuju pada perkembangan Bilal di kelas flyweight. Kemenangan KO atas Rojas merupakan awal yang sangat positif, tetapi persaingan akan meningkat seiring dirinya menghadapi lawan dengan pengalaman dan peringkat lebih tinggi.
Petarung UFC Bilal Hasan menjadi salah satu nama baru yang patut diperhatikan di divisi flyweight. The IndoNinja memperoleh kontrak setelah menghentikan Mridul Saikia hanya dalam 45 detik pada Dana White’s Contender Series, kemudian langsung menjalani debut UFC hanya 18 hari setelahnya.
Debut tersebut berakhir sempurna. Bilal mengalahkan Nilson Rojas melalui KO pada menit 2:28 ronde kedua di UFC Shanghai dan meningkatkan rekornya menjadi 10-0 dengan delapan kemenangan KO/TKO. Dengan latar taekwondo, kemampuan finishing tinggi dan ikatan kuat dengan Indonesia, perjalanan The IndoNinja berikutnya akan menjadi salah satu yang menarik untuk diikuti.
FAQ
Siapa Bilal Hasan UFC?
Bilal Hasan adalah petarung MMA kelas flyweight berjuluk The IndoNinja. Ia lahir di Amerika Serikat, mempunyai darah Indonesia dari kedua orang tuanya yang berasal dari Jakarta, dan saat ini menjadi petarung aktif UFC.
Berapa rekor Bilal Hasan sekarang?
Setelah mengalahkan Nilson Rojas pada UFC Shanghai, Bilal mempunyai rekor profesional 10 kemenangan tanpa kekalahan, dengan delapan kemenangan melalui KO/TKO.
Siapa lawan Bilal Hasan pada debut UFC?
Bilal menghadapi Nilson Rojas pada 29 Agustus 2026 di UFC Shanghai dan menang KO pada menit 2:28 ronde kedua.
Apakah Bilal Hasan orang Indonesia?
Bilal lahir di Amerika Serikat dan mempunyai darah Indonesia. Kedua orang tuanya berasal dari Jakarta, dan ia secara terbuka menyatakan keinginannya untuk merepresentasikan serta membantu perkembangan MMA Indonesia.
Apa julukan Bilal Hasan?
Julukan Bilal Hasan adalah “The IndoNinja.” Julukan tersebut juga tercantum pada profil resmi petarungnya di UFC.













