Klasemen Moto3 2026 terbaru setelah balapan Grand Prix Indonesia di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok, pada Minggu, 11 Oktober 2026, memperlihatkan dominasi Maximo Quiles yang berhasil mengunci gelar juara dunia. Pembalap asal Spanyol tersebut tampil impresif sepanjang musim dan semakin menegaskan keunggulannya setelah memenangi balapan di hadapan pendukung tuan rumah. Sementara itu, pembalap Indonesia Veda Ega Pratama juga mencatatkan hasil positif dengan finis di posisi keenam. Tambahan poin dari seri Mandalika membuat Veda naik ke peringkat ketujuh klasemen sementara dengan koleksi 115 poin.
Persaingan dalam klasemen pembalap Moto3 2026 masih menarik untuk diikuti, terutama dalam perebutan posisi di belakang sang juara dunia. David Almansa menempati peringkat kedua, disusul Brian Uriarte dan Alvaro Carpe yang sama-sama menunjukkan performa kompetitif. Di sisi lain, perhatian penggemar Indonesia tertuju kepada Veda Pratama yang terus berusaha memperbaiki posisinya pada musim debutnya. Menjelang seri berikutnya di Australia pada 23–25 Oktober 2026, pencapaian Veda menjadi salah satu perkembangan penting dalam perjalanan pembalap muda Indonesia di kejuaraan dunia balap motor.
Klasemen Moto3 2026 Terbaru Setelah GP Indonesia
Balapan GP Indonesia menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan Moto3 musim 2026. Maximo Quiles keluar sebagai pemenang setelah menyelesaikan 20 putaran di Mandalika dengan catatan waktu 32 menit 36,821 detik. David Almansa finis di posisi kedua dengan selisih 2,994 detik, sedangkan Brian Uriarte melengkapi podium di urutan ketiga.
Hasil tersebut memperkuat posisi Quiles di puncak klasemen. Berdasarkan data setelah putaran ke-17, pembalap CFMOTO Gaviota Aspar Team itu mengumpulkan 351 poin. Ia unggul 132 poin dari Almansa yang memiliki 219 poin. Dengan keunggulan tersebut, Quiles telah memastikan gelar juara dunia Moto3 2026 meskipun kejuaraan masih menyisakan beberapa putaran.
Berikut daftar 10 besar klasemen Moto3 terbaru setelah GP Indonesia, berdasarkan data klasemen yang tersedia setelah balapan Mandalika.
| Posisi | Pembalap | Poin |
|---|---|---|
| 1 | Maximo Quiles | 351 |
| 2 | David Almansa | 219 |
| 3 | Brian Uriarte | 203 |
| 4 | Alvaro Carpe | 191 |
| 5 | Marco Morelli | 146 |
| 6 | Valentin Perrone | 123 |
| 7 | Veda Pratama | 115 |
| 8 | Matteo Bertelle | 109 |
| 9 | Hakim Danish | 107 |
| 10 | Rico Salmela | 92 |
Data: klasemen setelah GP Indonesia, 11 Oktober 2026. Sumber: MotoGP dan laporan hasil kejuaraan.
Perolehan poin tersebut menunjukkan jarak yang cukup besar antara Quiles dan para pesaingnya. Persaingan yang lebih ketat terlihat di posisi ketiga hingga kesembilan, dengan sejumlah pembalap masih memiliki peluang memperbaiki peringkat pada putaran berikutnya. Bagi Veda, jarak delapan poin dari Valentin Perrone di posisi keenam dan keunggulan enam poin atas Matteo Bertelle menjadi gambaran persaingan yang harus dihadapi.
Maximo Quiles Mengunci Gelar Juara Dunia Moto3 2026
Maximo Quiles menjadi sorotan utama setelah memastikan gelar juara dunia Moto3 2026 di Mandalika. Kemenangan di GP Indonesia memperlihatkan konsistensinya dalam menghadapi persaingan musim ini. Dengan koleksi 351 poin, Quiles sudah tidak mungkin dikejar oleh para pesaingnya dalam perburuan gelar berdasarkan situasi klasemen saat itu.
Keberhasilan tersebut juga menempatkan Quiles sebagai salah satu pembalap muda yang patut diperhatikan dalam perkembangan karier balap internasional. Ia mampu menjaga performa kompetitif dan mengumpulkan poin secara konsisten hingga keunggulannya tidak lagi dapat dikejar. Gelar ini menjadi pencapaian penting bagi pembalap Spanyol tersebut bersama CFMOTO Gaviota Aspar Team.
David Almansa dan Brian Uriarte Bersaing di Papan Atas
David Almansa menempati posisi kedua dengan 219 poin, sementara Brian Uriarte berada di peringkat ketiga dengan 203 poin. Keduanya menjadi bagian penting dari persaingan papan atas Moto3 musim ini. Walaupun gelar juara sudah dipastikan menjadi milik Quiles, perebutan posisi kedua dan ketiga masih menjadi perhatian menjelang seri-seri penutup.
Alvaro Carpe berada di posisi keempat dengan 191 poin, diikuti Marco Morelli yang mengumpulkan 146 poin. Perbedaan poin di antara para pembalap tersebut memperlihatkan bahwa hasil setiap balapan tetap berpengaruh terhadap posisi akhir kejuaraan. Konsistensi finis dan kemampuan menghindari kegagalan menyelesaikan balapan dapat menjadi faktor penting dalam mempertahankan peringkat.
Veda Pratama Menempati Posisi Ketujuh dengan 115 Poin
Veda Ega Pratama menjadi salah satu nama yang paling diperhatikan oleh penggemar Indonesia dalam klasemen Moto3 2026. Pembalap Honda Team Asia tersebut finis keenam pada GP Indonesia setelah menjalani persaingan ketat di Sirkuit Mandalika. Ia menyelesaikan balapan dengan selisih 12,017 detik dari Quiles yang menjadi pemenang.
Hasil tersebut memberinya tambahan 10 poin sehingga total perolehannya mencapai 115 poin. Veda pun menempati posisi ketujuh klasemen setelah putaran Indonesia. Pencapaian ini penting karena ia mampu bersaing dengan pembalap dari berbagai negara dalam kelas balap dunia yang terkenal ketat.
Peluang Veda Naik ke Enam Besar
Dengan 115 poin, Veda hanya tertinggal delapan poin dari Valentin Perrone yang menempati peringkat keenam dengan 123 poin. Selisih tersebut masih memungkinkan untuk dikejar apabila Veda mampu mencatatkan hasil yang lebih baik pada balapan berikutnya. Namun, ia juga perlu menjaga jarak dari pembalap di belakangnya agar posisinya tidak mudah direbut.
Matteo Bertelle berada di peringkat kedelapan dengan 109 poin, sedangkan Hakim Danish mengumpulkan 107 poin. Artinya, Veda unggul enam poin dari Bertelle dan delapan poin dari Danish. Persaingan di area ini cukup rapat sehingga satu hasil balapan dapat mengubah urutan beberapa pembalap sekaligus.
Untuk meningkatkan peluang menembus enam besar, Veda perlu mempertahankan kecepatan sejak sesi latihan dan kualifikasi. Posisi start yang baik dapat membantu mengurangi risiko terjebak dalam rombongan besar saat balapan. Selain itu, strategi menyalip dan kemampuan menjaga ritme hingga lap terakhir akan berpengaruh terhadap peluang memperoleh poin tambahan.
Daftar Lengkap Klasemen Moto3 2026

Selain 10 pembalap teratas, persaingan di kelompok tengah dan bawah juga menjadi bagian dari perjalanan musim ini. Berikut daftar klasemen setelah GP Indonesia berdasarkan data yang dipublikasikan setelah putaran ke-17.
| Posisi | Pembalap | Poin |
|---|---|---|
| 1 | Maximo Quiles | 351 |
| 2 | David Almansa | 219 |
| 3 | Brian Uriarte | 203 |
| 4 | Alvaro Carpe | 191 |
| 5 | Marco Morelli | 146 |
| 6 | Valentin Perrone | 123 |
| 7 | Veda Pratama | 115 |
| 8 | Matteo Bertelle | 109 |
| 9 | Hakim Danish | 107 |
| 10 | Rico Salmela | 92 |
| 11 | Adrian Cruces | 83 |
| 12 | Guido Pini | 78 |
| 13 | Joel Esteban | 73 |
| 14 | Adrian Fernandez | 71 |
| 15 | Casey O’Gorman | 70 |
| 16 | Joel Kelso | 67 |
| 17 | Eddie O’Shea | 65 |
| 18 | David Muñoz | 61 |
| 19 | Jesus Rios | 50 |
| 20 | Ryusei Yamanaka | 44 |
| 21 | Scott Ogden | 36 |
| 22 | David Gonzalez | 7 |
| 23 | Marcos Uriarte | 6 |
| 24 | Cormac Buchanan | 5 |
| 25 | Leo Rammerstorfer | 4 |
| 26 | Zen Mitani | 2 |
| 27 | Ruche Moodley | 1 |
| 28 | Kiattisak Singhapong | 1 |
| 29 | Nicola Carraro | 0 |
| 30 | Ryota Ogiwara | 0 |
| 31 | Leonardo Abruzzo | 0 |
| 32 | Eduardo Gutierrez | 0 |
Klasemen di atas merupakan data setelah GP Indonesia pada 11 Oktober 2026, bukan hasil pembaruan setelah balapan Australia. Posisi dan jumlah poin dapat berubah setelah seri berikutnya berlangsung.
Jadwal Moto3 Berikutnya: GP Australia 2026
Setelah menyelesaikan seri Indonesia, kejuaraan Moto3 dijadwalkan berlanjut ke Grand Prix Australia pada 23–25 Oktober 2026. Seri ini menjadi kesempatan berikutnya bagi para pembalap untuk memperbaiki catatan musim mereka. Meskipun gelar juara sudah diamankan Quiles, persaingan untuk posisi kedua hingga kelompok sepuluh besar masih menarik untuk diikuti.
Bagi Veda Pratama, GP Australia menjadi peluang untuk mendekati enam besar. Tambahan poin dari balapan tersebut dapat memperkecil jarak dengan Valentin Perrone atau memperkuat posisinya dari kejaran Matteo Bertelle dan Hakim Danish. Hasil akhirnya tentu bergantung pada performa saat latihan, kualifikasi, dan balapan utama.
Penggemar perlu memperhatikan hasil resmi setelah balapan Australia untuk mengetahui perubahan peringkat pembalap Moto3. Karena jadwal dan hasil kompetisi dapat berubah akibat kondisi lintasan maupun insiden balapan, pembaruan klasemen sebaiknya merujuk pada kanal resmi MotoGP.
Klasemen Moto3 2026 terbaru setelah GP Indonesia menempatkan Maximo Quiles di posisi pertama dengan 351 poin. Ia telah mengunci gelar juara dunia setelah tampil dominan di Mandalika. David Almansa berada di peringkat kedua dengan 219 poin, disusul Brian Uriarte dengan 203 poin.
Sementara itu, Veda Pratama menempati posisi ketujuh dengan 115 poin setelah finis keenam di GP Indonesia. Ia hanya tertinggal delapan poin dari Valentin Perrone di peringkat keenam, sehingga peluang untuk menembus enam besar masih terbuka. Seri Australia pada 23–25 Oktober 2026 menjadi kesempatan penting bagi Veda untuk menambah poin dan memperbaiki posisinya dalam persaingan Moto3 musim ini.
FAQ
1. Siapa pemimpin klasemen Moto3 2026 setelah GP Indonesia?
Maximo Quiles berada di posisi pertama dengan koleksi 351 poin setelah GP Indonesia pada 11 Oktober 2026.
2. Apakah Maximo Quiles sudah menjadi juara dunia Moto3 2026?
Ya. Quiles telah memastikan gelar juara dunia Moto3 2026 setelah memenangi GP Indonesia di Mandalika.
3. Veda Pratama berada di posisi berapa dalam klasemen Moto3 2026?
Veda Pratama menempati peringkat ketujuh dengan 115 poin berdasarkan klasemen setelah GP Indonesia.
4. Berapa selisih poin Veda Pratama dengan posisi keenam?
Veda tertinggal delapan poin dari Valentin Perrone yang berada di peringkat keenam dengan 123 poin.
5. Kapan seri Moto3 berikutnya berlangsung?
Grand Prix Australia dijadwalkan berlangsung pada 23–25 Oktober 2026.













