Nama Siti Fadia Silva Ramadhanti sudah cukup familiar bagi penggemar bulu tangkis Indonesia, terutama di sektor ganda putri. Atlet yang akrab dipanggil Fadia tersebut lahir pada 16 November 2000 dan masuk Pelatnas PBSI sejak 2017. Pada musim 2026, perjalanan kariernya memasuki babak berbeda setelah berpasangan dengan Amallia Cahaya Pratiwi atau Tiwi. Kombinasi baru ini langsung menghasilkan sejumlah pencapaian menarik, mulai dari gelar Thailand Masters hingga menembus semifinal Badminton Asia Championships dan Macau Open.
Perjalanan Fadia juga menarik karena dirinya telah melewati beberapa perubahan pasangan sepanjang karier. Bersama Apriyani Rahayu, ia pernah mencapai peringkat empat dunia dan meraih medali perak Kejuaraan Dunia 2023. Kini fokusnya beralih membangun kombinasi bersama Tiwi untuk kembali bersaing di level elite. Profil lengkap Siti Fadia Silva Ramadhanti, pasangan Fadia badminton terbaru 2026, dan prestasi Tiwi Fadia sepanjang 2026 menjadi bagian penting untuk melihat perkembangan salah satu pemain ganda putri andalan Indonesia tersebut.
Profil Siti Fadia Silva Ramadhanti
Menurut profil resmi PBSI, Siti Fadia Silva Ramadhanti lahir pada 16 November 2000, bermain dengan tangan kanan, memiliki tinggi 165 cm, dan mulai bergabung dengan Pelatnas pada 2017. PBSI menempatkannya sebagai atlet utama di sektor ganda putri. Ia mulai bermain bulu tangkis sejak berusia delapan tahun.
Perjalanan Fadia menuju level nasional tidak berlangsung instan. Dalam catatan perjalanan kariernya, ia berkembang bersama PB Djarum sebelum kemudian menjadi bagian dari Pelatnas. Kemampuan bermain di depan net, keberanian melakukan intersepsi, serta permainan cepat membuatnya berkembang menjadi spesialis nomor ganda.
Perjalanan Awal Karier Fadia
Profil lengkap Siti Fadia Silva Ramadhanti juga tidak dapat dilepaskan dari perjalanan panjangnya sejak level junior. Sebelum dikenal luas di ganda putri senior, Fadia pernah meraih medali emas ganda campuran pada Asian Junior Championships 2017. Pengalaman dari nomor ganda campuran turut membentuk kemampuan rotasi dan permainan depannya.
Karier seniornya kemudian semakin berkembang setelah fokus bermain ganda putri. Fadia pernah dipasangkan dengan beberapa pemain, termasuk Ribka Sugiarto, Apriyani Rahayu, Lanny Tria Mayasari, hingga akhirnya bersama Amallia Cahaya Pratiwi pada musim 2026.
Fadia Pernah Menembus Peringkat Empat Dunia
Salah satu periode terbesar dalam perjalanan Fadia terjadi ketika berpasangan dengan Apriyani Rahayu. Pasangan Apriyani/Fadia pernah mencapai peringkat empat dunia ganda putri pada 18 April 2023. Pencapaian tersebut menunjukkan kemampuan Fadia untuk bersaing dengan pasangan terbaik dunia.
Apriyani/Fadia juga menghasilkan pencapaian besar di Kejuaraan Dunia 2023. Mereka meraih medali perak ganda putri dan menjadi salah satu pasangan Indonesia yang diperhitungkan pada turnamen-turnamen elite internasional.
Pasangan Fadia Badminton Terbaru 2026
Pasangan Fadia badminton terbaru 2026 adalah Amallia Cahaya Pratiwi. Kombinasi yang dikenal sebagai Tiwi/Fadia mulai dibentuk untuk menghadapi musim 2026 dan dengan cepat menunjukkan potensi melalui beberapa turnamen awal mereka.
Fadia sendiri mengatakan pada Badminton Asia Championships 2026 bahwa ia dan Tiwi masih tergolong pasangan baru. Menurutnya, mereka baru dipasangkan pada Januari dan masih membutuhkan lebih banyak pengalaman menghadapi pasangan papan atas dunia. Namun, perkembangan kombinasi keduanya berlangsung cukup cepat.
Tiwi Fadia Juara Thailand Masters 2026
Prestasi besar pertama kombinasi baru tersebut datang sangat cepat. Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti berhasil menjadi juara Thailand Masters 2026, turnamen BWF World Tour Super 300 yang berlangsung di Bangkok pada 27 Januari hingga 1 Februari.
Gelar tersebut menjadi sinyal positif karena keduanya baru membangun kemitraan. PBSI juga memasukkan keberhasilan Tiwi/Fadia sebagai bagian dari pencapaian Indonesia yang menghasilkan empat gelar dan dua runner-up pada Thailand Masters 2026.
Tiwi Fadia Tembus Semifinal Kejuaraan Asia
Prestasi Tiwi Fadia sepanjang 2026 kemudian berlanjut pada Badminton Asia Championships di Ningbo. Pada babak 16 besar, mereka mengalahkan unggulan ketiga asal Korea Selatan Baek Ha Na/Lee So Hee dengan skor 21-17, 21-16.
Tiwi/Fadia kemudian menyingkirkan unggulan keenam Jepang Rin Iwanaga/Kie Nakanishi 21-12, 21-16 pada perempat final. Fadia menyebut keberhasilan menembus semifinal sebagai batu loncatan bagi pasangan baru mereka untuk secepatnya bersaing pada level tertinggi.
Fadia Dipercaya Menjadi Kapten Tim Indonesia
Peran Fadia pada 2026 tidak terbatas sebagai pemain. Pada Badminton Asia Team Championships 2026 di Qingdao, ia dipercaya menjadi kapten tim putri Indonesia. Tim tersebut akhirnya membawa pulang medali perunggu setelah mencapai semifinal.
Indonesia dihentikan Korea Selatan dengan skor 1-3 di semifinal. Fadia/Tiwi turun sebagai ganda kedua dan kalah tipis dari Lee Seo Jin/Lee Yeon Woo, 19-21, 19-21. Seusai pertandingan, Fadia sebagai kapten menyampaikan apresiasi terhadap perjuangan seluruh anggota tim.
Performa Tiwi Fadia di Indonesia Open 2026

Perkembangan Tiwi/Fadia juga terlihat ketika tampil di hadapan publik sendiri pada Indonesia Open 2026. Mereka berhasil melewati babak 16 besar setelah menaklukkan Yeung Nga Ting/Yeung Pui Lam asal Hong Kong dengan skor 21-19, 21-18.
Fadia menilai permainan mereka terus berkembang dari pertandingan ke pertandingan. Meski demikian, ia mengakui masih ada persoalan dalam menjaga keunggulan dan mengurangi kesalahan sendiri. Evaluasi seperti ini penting karena konsistensi menjadi salah satu tantangan utama pasangan baru ketika menghadapi turnamen level tinggi.
Fadia Tiwi Juga Menembus Semifinal Macau Open
Musim 2026 terus memberikan pengalaman baru bagi Fadia dan Tiwi. Catatan PB Djarum menunjukkan pasangan tersebut berhasil mencapai semifinal Macau Open 2026, turnamen BWF World Tour Super 300.
Pencapaian tersebut menambah daftar semifinal mereka setelah German Open dan Badminton Asia Championships. Dengan kombinasi gelar serta beberapa penampilan empat besar, musim pertama Tiwi/Fadia menunjukkan fondasi yang cukup menjanjikan.
Kekuatan Permainan Siti Fadia
Salah satu karakter yang membuat Fadia menarik adalah keberaniannya bermain cepat di area depan. Dalam pasangan ganda putri, pemain depan membutuhkan refleks, antisipasi, dan keberanian melakukan intersepsi untuk memutus pengembalian lawan.
Namun, pasangan Tiwi/Fadia juga terus memperbaiki ketenangan dalam mengelola pertandingan. Seusai kemenangan pada Indonesia Open, Fadia secara terbuka menyebut kesalahan sendiri dan kecenderungan bermain terburu-buru sebagai bagian yang masih harus dievaluasi.
Target Tiwi Fadia Menuju Level Dunia
Fadia memiliki target yang cukup jelas bersama pasangan barunya. Setelah mencapai semifinal Badminton Asia Championships, ia mengatakan ingin pasangan tersebut secepatnya bermain di level atas. Keinginan tersebut cukup masuk akal mengingat Fadia sudah mempunyai pengalaman bersaing hingga jajaran empat besar dunia bersama pasangan sebelumnya.
Bagi Tiwi/Fadia, tantangannya bukan hanya mendapatkan hasil bagus pada satu atau dua turnamen. Mereka membutuhkan konsistensi sepanjang kalender BWF agar dapat meningkatkan peringkat, memperoleh posisi unggulan yang lebih baik, dan semakin sering bertemu pasangan elite dunia.
Pengalaman Fadia Menjadi Modal Penting
Pengalaman menjadi salah satu nilai penting yang dibawa Fadia ke pasangan barunya. Ia sudah merasakan berbagai level kompetisi, mulai dari turnamen junior, SEA Games, kejuaraan beregu, BWF World Tour hingga Kejuaraan Dunia.
Pengalaman tersebut dapat membantu Tiwi/Fadia ketika berada dalam pertandingan ketat. Pada saat bersamaan, pasangan ini masih mempunyai ruang untuk berkembang karena kombinasi mereka baru dibangun pada 2026 dan pola permainan terus disempurnakan.
Siti Fadia Silva Ramadhanti merupakan salah satu pemain ganda putri Indonesia yang memiliki pengalaman panjang di level internasional. Lahir pada 16 November 2000, Fadia masuk Pelatnas sejak 2017 dan pernah mencapai peringkat empat dunia bersama Apriyani Rahayu. Pada 2026, perjalanan barunya bersama Amallia Cahaya Pratiwi menjadi salah satu perkembangan menarik di sektor ganda putri Indonesia.
Tiwi/Fadia sudah menghasilkan gelar Thailand Masters serta mencapai semifinal German Open, Badminton Asia Championships dan Macau Open 2026. Hasil tersebut menunjukkan pasangan baru ini mempunyai potensi, meskipun mereka masih membutuhkan konsistensi untuk kembali membawa Fadia bersaing di jajaran teratas ganda putri dunia.
FAQ
Siapa Siti Fadia Silva Ramadhanti?
Siti Fadia Silva Ramadhanti adalah pebulu tangkis Indonesia yang bermain di sektor ganda putri. Ia masuk Pelatnas PBSI sejak 2017.
Kapan Siti Fadia Silva Ramadhanti lahir?
Fadia lahir pada 16 November 2000. Profil PBSI mencatat tinggi badannya 165 cm dan ia bermain dengan tangan kanan.
Siapa pasangan Siti Fadia pada 2026?
Pada musim 2026, Fadia berpasangan dengan Amallia Cahaya Pratiwi atau Tiwi di sektor ganda putri.
Apa prestasi Tiwi Fadia pada 2026?
Salah satu pencapaian terbesarnya adalah menjadi juara Thailand Masters 2026. Mereka juga mencapai semifinal German Open, Badminton Asia Championships, dan Macau Open.
Berapa peringkat tertinggi Siti Fadia?
Fadia pernah mencapai peringkat empat dunia ganda putri bersama Apriyani Rahayu pada 18 April 2023.













