Aisyah Zakiyyah Komisaris PT PP menjadi perhatian publik setelah resmi ditunjuk sebagai Komisaris PT PP (Persero) Tbk. Pengangkatan tersebut diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar pada Mei 2026. Kehadirannya di jajaran dewan komisaris perusahaan konstruksi pelat merah ini menarik perhatian masyarakat karena sebelumnya dikenal memiliki pengalaman di bidang komunikasi pemerintahan.
Sebagai salah satu perusahaan konstruksi terbesar di Indonesia, PT PP memiliki peran strategis dalam pembangunan berbagai proyek nasional. Karena itu, setiap perubahan susunan direksi maupun dewan komisaris selalu menjadi sorotan publik. Penunjukan Aisyah Zakiyyah pun memunculkan rasa ingin tahu mengenai latar belakang pendidikan, perjalanan karier, hingga tugas yang akan diembannya sebagai pengawas perusahaan.
Profil Aisyah Zakkiyah Komisaris PT PP
Profil Aisyah Zakiyyah menjadi salah satu informasi yang banyak dicari setelah namanya diumumkan sebagai Komisaris PT PP. Sebelum bergabung dengan perusahaan BUMN tersebut, ia telah memiliki pengalaman di lingkungan pemerintahan, khususnya dalam bidang komunikasi publik.
Aisyah diketahui pernah menjabat sebagai Tenaga Ahli Menteri Pekerjaan Umum Bidang Komunikasi sekaligus menjadi Juru Bicara Kementerian Pekerjaan Umum. Posisi tersebut membuatnya terlibat dalam penyampaian berbagai kebijakan dan informasi kepada masyarakat.
Selain pengalaman di sektor pemerintahan, ia juga disebut pernah berkiprah di sektor swasta dengan fokus pada komunikasi, strategi, dan pengembangan organisasi. Bekal tersebut dinilai menjadi salah satu nilai tambah dalam menjalankan fungsi pengawasan di perusahaan terbuka.
Resmi Diangkat Menjadi Komisaris PT PP

Penunjukan Aisyah Zakiyyah dilakukan melalui keputusan para pemegang saham dalam RUPST PT PP Tahun Buku 2025. Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris perusahaan.
Sebagai Komisaris PT PP, Aisyah memiliki tanggung jawab menjalankan fungsi pengawasan terhadap kebijakan perusahaan sesuai dengan ketentuan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG). Dewan komisaris juga bertugas memberikan nasihat kepada direksi dalam menjalankan kegiatan usaha perusahaan.
Pengangkatan komisaris baru merupakan hal yang lazim dilakukan sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan penyesuaian kebutuhan perusahaan dalam menghadapi tantangan bisnis ke depan.
Tugas dan Peran Sebagai Komisaris
Komisaris tidak terlibat langsung dalam operasional harian perusahaan. Sebaliknya, posisi tersebut memiliki fungsi strategis untuk memastikan perusahaan berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik.
Beberapa tugas utama komisaris meliputi:
- Mengawasi kebijakan Direksi.
- Memberikan masukan strategis kepada manajemen.
- Memastikan penerapan Good Corporate Governance.
- Mengawasi manajemen risiko perusahaan.
- Mendukung tercapainya target perusahaan secara berkelanjutan.
Dalam pembagian tugas di lingkungan Dewan Komisaris PT PP, Aisyah Zakiyyah juga dikaitkan dengan fungsi pengawasan di bidang sumber daya manusia, pengembangan organisasi, dan sistem remunerasi.
Sorotan Publik Setelah Pengangkatan
Setelah pengumuman hasil RUPST, nama Aisyah Zakiyyah menjadi perbincangan di berbagai media dan media sosial. Sebagian warganet mempertanyakan latar belakang kariernya, sementara yang lain menyoroti pengalaman yang dimiliki sebelum bergabung dengan PT PP.
Di sisi lain, beredar pula berbagai spekulasi mengenai hubungan kekerabatan dengan pejabat tertentu. Hingga kini, belum terdapat pernyataan resmi maupun bukti yang mengonfirmasi klaim tersebut sehingga informasi tersebut tidak dapat dipastikan kebenarannya.
Karena itu, publik disarankan mengacu pada informasi resmi yang diterbitkan oleh PT PP maupun instansi terkait ketika mencari informasi mengenai susunan pengurus perusahaan.
PT PP dan Perannya dalam Pembangunan Nasional
PT PP (Persero) Tbk merupakan salah satu BUMN konstruksi terbesar di Indonesia yang mengerjakan berbagai proyek strategis nasional. Perusahaan ini bergerak di bidang konstruksi, EPC, properti, infrastruktur, hingga investasi.
Sebagai perusahaan terbuka, PT PP menerapkan prinsip transparansi dan tata kelola perusahaan yang baik dalam menjalankan kegiatan usahanya. Dewan Komisaris memiliki peran penting dalam memastikan seluruh proses bisnis berlangsung sesuai regulasi dan kepentingan pemegang saham.
Melalui keberadaan jajaran komisaris yang baru, perusahaan diharapkan mampu terus meningkatkan kinerja sekaligus menghadapi tantangan industri konstruksi yang semakin kompetitif.
Aisyah Zakiyyah Komisaris PT PP resmi menjadi bagian dari Dewan Komisaris PT PP (Persero) Tbk setelah ditetapkan melalui RUPST Tahun Buku 2025. Sebelum menduduki jabatan tersebut, ia memiliki pengalaman di bidang komunikasi pemerintahan sebagai Tenaga Ahli Menteri Pekerjaan Umum dan Juru Bicara Kementerian Pekerjaan Umum.
Sebagai komisaris, Aisyah akan menjalankan fungsi pengawasan terhadap kebijakan perusahaan sekaligus memberikan masukan strategis kepada direksi. Dengan pengalaman yang dimilikinya, kehadirannya diharapkan dapat mendukung penguatan tata kelola perusahaan dan peningkatan kinerja PT PP di masa mendatang.
FAQ
1. Siapa Aisyah Zakiyyah?
Aisyah Zakiyyah merupakan Komisaris PT PP (Persero) Tbk yang diangkat melalui RUPST Tahun Buku 2025.
2. Kapan Aisyah Zakiyyah diangkat menjadi Komisaris PT PP?
Ia resmi diangkat melalui keputusan RUPST yang diselenggarakan pada 19 Mei 2026.
3. Apa pengalaman Aisyah Zakiyyah sebelum menjadi Komisaris PT PP?
Ia pernah menjabat sebagai Tenaga Ahli Menteri Pekerjaan Umum Bidang Komunikasi dan Juru Bicara Kementerian Pekerjaan Umum.
4. Apa tugas Komisaris PT PP?
Komisaris bertugas mengawasi kebijakan direksi, memberikan nasihat strategis, serta memastikan perusahaan menerapkan tata kelola yang baik.
5. Mengapa pengangkatan Aisyah Zakiyyah menjadi sorotan?
Karena ia merupakan salah satu komisaris baru PT PP dan sebelumnya dikenal memiliki pengalaman di bidang komunikasi pemerintahan, sehingga penunjukannya menarik perhatian publik dan media.













